TRIBUN-VIDEO.COM – Tagar ‘Tangkap Qodari’ menjadi trending topic di media sosial Twitter pada hari Minggu ini, 20 Juni 2021.
Hingga saat ini setidaknya sudah ada ribuan cuitan dari netizen yang menyerukan agar Qodari ditangkap.
Seperti diketahui, Direktur Eksekutif Indo Barometer, yakni M Qodari, menuai pro kontra lantaran dukungannya pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar maju hingga tiga periode sebagai pemimpin RI.
Bukannya mendapat simpati, gagasan 3 Periode Jokowi malah mendapatkan kecaman dari warganet.
Dikutip dari Tribunnews.com, M Qodari dianggap mengampanyekan seruan melanggar konstitusi.
Pasalnya, amanah konstitusi Indonesia, masa jabatan Presiden dibatasi maksimal dua periode.
Tak hanya itu, Qodari juga mengusung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar bersanding dengan Jokowi sebagai cawapres di 2024.
Sementara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui jubirnya menegaskan tidak sependapat dengan wacana masa jabatan Presiden diperpanjang menjadi tiga periode.
Ini kesekian kalinya Jokowi membantah wacana Presiden tiga periode.
Sikap ini dinilai sejalan dengan amanat Reformasi 1998 dan Konstitusional UUD 1945.
Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Komunikasi M. Fadjroel Rachman menyampaikan, Pasal 7 amandemen kesatu menyebutkan, Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.
“Mengingatkan kembali, Presiden Joko Widodo tegak lurus Konstitusi UUD 1945 dan setia terhadap Reformasi 1998. Sesuai Pasal 7 UUD 1945 amandemen kesatu,” ujar Fadjroel di Jakarta, Sabtu (19/6/2021).
Beberapa waktu lalu Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, mengenakan kaus bergambar Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto saat hadir dalam program Mata Najwa, Kamis (18/3/2021).
Qodari mengungkapkan, saat ini Jokowi dan Prabowo menjadi imajinasi politik masyarakat Indonesia.
“Terus terang saya bukan ngomongin tiga periode, saya bicara mengenai Jokowi dan Prabowo, yang kebetulan pada saat ini dan selama ini, menjadi imajinasi politik orang Indonesia tentang siapa tokoh yang layak memimpin bangsa ini,” ungkapnya dikutip dari YouTube Najwa Shihab.
Ia juga menjelaskan kondisi politik Indonesia secara garis besar membaik setelah Prabowo bergabung di kabinet Jokowi.
Qodari mengatakan masyarakat Indonesia telah terbelah dalam dua kali gelaran Pilpres 2014 dan 2019, saat Jokowi dan Prabowo bertarung.
“Pembelahan yang terjadi, imajinasi politik masyarakat Indonesia mengenai pemimpin mereka itu begitu dalam,” ungkap Qodari.
Qodari menyebut, kaus yang ia kenakan hanyalah gagasan dari diri pribadi.
“Ini gagasan saya, barang kali diterima, dipikirkan, dan bisa juga ditolak, mengapa tidak?” ungkap Qodari.(Tribun-video.com/ Tribunnews)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Usung Wacana Jokowi 3 Periode, Tagar ‘TangkapQodari’ Trending Topic di Linimasa Twitter,
This article was gathered automatically by our news bot. We help YouTubers by driving traffic to them for free. The featured image in this article is the thumbnail of the embedded video.